Analisis Penggunaan Indeks Visa terhadap Minat Bekerja bagi Warga Negara Asing (WNA) di Indonesia: Studi terhadap Kesalahan Penggunaan Indeks Visa untuk Tujuan Pekerjaan

Authors

  • Widya Hafizhah Politeknik Imigrasi dan Pemasyarakatan
  • Putri Lauren Butar Butar Politeknik Imigrasi dan Pemasyarakatan
  • Muhammad Rizky Fauzi Politeknik Imigrasi dan Pemasyarakatan

DOI:

https://doi.org/10.47861/sammajiva.v3i1.2185

Keywords:

Foreign Workers, Immigration, Jobs, Visa, Visa Index

Abstract

The mobility of foreign nationals (WNA) entering Indonesia is increasing along with the development of globalization, investment, and international cooperation. In the Indonesian immigration system, every foreign national entering Indonesia is required to use a visa appropriate to their purpose of entry. One important instrument in this regulation is the visa index, which indicates the types of activities that visa holders can engage in while in Indonesia. However, in practice, various cases of incorrect use of the visa index are still found, particularly when foreign nationals use visit visas or business visas for work activities. This condition can lead to violations of immigration provisions and has the potential to affect the orderly management of foreign workers in Indonesia. This study aims to analyze the legal regulations regarding visas and the visa index in the Indonesian immigration system, examine the phenomenon of incorrect use of the visa index by foreign nationals for work purposes, and identify the causal factors and government efforts to prevent visa misuse. This study uses a normative legal research method with a qualitative approach. The approaches used include a statutory regulatory approach, a conceptual approach, and a case approach. The data used is secondary data obtained through a literature review of laws and regulations, scientific journals, books, and official sources related to immigration policy in Indonesia. The results of the study indicate that errors in the use of the visa index by foreign nationals are caused by several factors, including a lack of understanding of immigration regulations, the complexity of work visa application procedures, the need for foreign workers in certain sectors, and limited supervision. Therefore, increased supervision, strict law enforcement, and the dissemination of immigration regulations are needed to ensure that visa use by foreign nationals is in accordance with applicable laws.

References

Adrian, M., Resen, P. T. K., & Renaningtyas, M. A. (2023). Penggunaan sistem e-visa dalam peningkatan ekonomi berbasis pariwisata: Analisis kunjungan turis mancanegara di Bali. Journal of Economic, Business & Accounting Research, 1(1). https://doi.org/10.61511/jembar.v1i1.2023.112

Indriani, T., & Sulaiman, R. (2024). Implementasi hukum dalam pencegahan penyalahgunaan visa kerja di Indonesia: Studi kasus di Jakarta. Jurnal Imigrasi dan Hukum, 3(2), 211–225. https://doi.org/10.7890/jih.v3i2.4321

Istichomah, C., Lahangatubun, N., Patandung, A., & Jumiran, J. (2025). Penyalahgunaan visa dan respons hukum keimigrasian Indonesia. Jurnal Paradoks Hukum, 1(2), 193–212. https://doi.org/10.64147/dokhum.v1i2.12

K, M. R. R. V., & Sriwidodo, J. (2025). Penegakan hukum terhadap WNA pemegang visa izin tinggal terbatas (ITAS) atas tindakan pelanggaran izin tinggal. Bhayangkara Law Review, 2(1), 31–43. https://doi.org/10.31599/mp5dph91

Mariska, D., Ansorullah, & Putra, F. (2025). Kebijakan golden visa untuk warga negara asing berdasarkan peraturan perundang-undangan di Indonesia. Limbago: Journal of Constitutional Law, 5(3), 14–32. https://doi.org/10.22437/limbago.v5i3.49435

Martha, V., Gita, F., Orlena, M., Collin, R., & Effny, F. (2025). Analisis yuridis terhadap penyalahgunaan visa turis untuk aktivitas kerja ilegal di Indonesia. Nusantara: Jurnal Pendidikan, Seni, Sains dan Sosial Humaniora, 3(01). https://journal.forikami.com/index.php/nusantara/article/view/889

Nursanti, N., Purwadi, P., & Hafizah, H. (2021). Sistem pendukung keputusan dalam pertimbangan penerimaan visa dengan menggunakan metode additive ratio assessment pada perusahaan PT. CHINA BRIDGE GROUP INDONESIA. Jurnal Cyber Tech, 4(3). https://doi.org/10.53513/jct.v4i3.3860

Purnama, A., & Rahayu, D. (2023). Analisis peran pengawasan visa dalam pencegahan overstay di Indonesia. Jurnal Keimigrasian Indonesia, 7(1), 68–80. https://doi.org/10.6099/jki.v7i1.5513

Putri, P., & Jaman, U. B. (2025). Studi kasus penegakan hukum terhadap overstay visa WNA Malaysia di kantor imigrasi kelas 1 TPI Bandung. Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa, 2(3), 453–461. https://doi.org/10.59837/jpnmb.v2i3.534

Sutrisno, A., & Prabowo, T. (2023). Penegakan hukum terhadap pelanggaran visa kunjungan dalam konteks kerja ilegal di Indonesia. Jurnal Hukum dan Keimigrasian, 2(2), 121–135. https://doi.org/10.34123/jhk.v2i2.4537

Wahyuni, F., & Harimurti, M. (2024). Pembentukan kebijakan pengawasan visa di sektor pariwisata Indonesia: Tinjauan terhadap sektor pariwisata Bali. Jurnal Kebijakan dan Pariwisata, 6(1), 98–111. https://doi.org/10.52802/jkp.v6i1.1220

Widjaja, E., Erryanto, K. V. P., Natasya, M. N., & Felicia, V. (2025). Penyalahgunaan visa turis di Bali: Analisis implementasi hukum keimigrasian dan kerangka Pancasila dalam kasus overstay. Nusantara: Jurnal Pendidikan, Seni, Sains dan Sosial Humaniora, 3(01). https://journal.forikami.com/index.php/nusantara/article/view/888

Yuliana, N., & Suryanto, W. (2025). Efektivitas kontrol visa terhadap pengawasan tenaga kerja asing di Indonesia. Jurnal Hukum dan Pembangunan, 18(4), 450–467. https://doi.org/10.32424/jhup.v18i4.897

Downloads

Published

2026-03-31

How to Cite

Widya Hafizhah, Butar Butar, P. L., & Muhammad Rizky Fauzi. (2026). Analisis Penggunaan Indeks Visa terhadap Minat Bekerja bagi Warga Negara Asing (WNA) di Indonesia: Studi terhadap Kesalahan Penggunaan Indeks Visa untuk Tujuan Pekerjaan. Sammajiva: Jurnal Penelitian Bisnis Dan Manajemen, 3(1), 98–116. https://doi.org/10.47861/sammajiva.v3i1.2185

Similar Articles

You may also start an advanced similarity search for this article.