Analisis Beban Penerangan dan Daya Listrik untuk Perencanaan Sistem PLTS di Lapangan Sasmita Jaya

Authors

  • Widodo Rizki Universitas Pamulang
  • Joko Tri Susilo Universitas Pamulang

DOI:

https://doi.org/10.47861/jkpu-nalanda.v4i2.2143

Keywords:

Energy Efficiency, Lighting Load Analysis, Renewable Energy, Sasmita Jaya Field, Electric Power Consumption

Abstract

Optimal lighting performance is crucial to support sports activities, especially in outdoor facilities operating at night. To improve energy efficiency and reduce dependence on conventional electricity sources, the implementation of Solar Power Plants (PLTS) is a viable alternative. This study aims to analyze the lighting load requirements and electrical power consumption at Sasmita Jaya Field as a basis for designing an appropriate solar power system capacity. The research methods include measuring lighting levels using a lux meter, collecting technical specifications for all lighting fixtures, calculating total installed power, and analyzing daily energy usage profiles. In addition, an evaluation of lighting conditions was conducted based on the Indonesian National Standard (SNI 03-6575-2001) for sports facilities to ensure adequate lighting quality. The results show that the main electrical load comes from the main lighting system, with daily energy consumption significantly affected by high nighttime operating hours. Based on the total energy demand and load profile, PLTS capacity planning is carried out by calculating daily energy requirements, solar panel derating factors, battery capacity, and the required inverter size. The recommended PLTS capacity is expected to meet lighting needs independently, reliably, and efficiently. The implementation of a solar power system at the Sasmita Jaya Field has the potential to reduce long-term operational costs, increase energy efficiency, and encourage the use of environmentally friendly renewable energy sources.

References

Amiruddin, A., Asri, A., & Yani, Y. (2022). Redesain sistem penerangan lapangan sepak bola Universitas Malikussaleh menggunakan simulasi DIALux. Jurnal Teknik E(2), 89–98.

Badan Standardisasi Nasional. (1994). SNI 03-3647-1994: Tata cara perancangan pencahayaan lapangan olahraga luar ruangan . Standar Badan

Badan Standardisasi Nasional. (2001). SNI 03-6575-2001 : Tata cara perancangan sistem pencahayaan buaBadan Standar

Komisi Internasional de l'Éclairage. (2010). CIE 115-2010: Lig. CIE.

Creswell, JW (2018). Re(Edisi ke-5). SAGE Publications.

Erdiansyah. (2023). Perancangan sistem PLTS off-grid untuk penerangan sirkuit outdoor di Kota Madiun. Jurnal Energi dan Keli(1), 33–42.

Komite Standardisasi Eropa. (2019). EN 1219. CEN.

Firmansyah, A. (2022). Simulasi pencahayaan luar ruangan menggunakan DIALux untuk mengoptimalkan efisiensi energi. Jurnal Teknik Elektro(1), 33–41.

Fotios, S., & Gibbons, R. (2018). Penelitian penerangan jalan untuk pengemudi dan pejalan kaki: Dasar rekomendasi luminansi dan iluminasi. Cahaya(1), 154–172.

Handoko, T. (2019). Tekn. Gr

Illuminating Engineering Society. (2020). Buku pegangan pencahayaan IES: Referensi dan aplikasi (edisi ke-10).

Badan Energi Terbarukan Internasional. (2019). Statistik energi terbarukanIRENA.

Jenkins, D., & Kane, D. (2016). Efisiensi energi dalam olahraga. Olahraga Inggris.

Kneissl, J., & Rass, M. (2016). Efisiensi energi di fasilitas olahraga luar ruangan: Tantangan dan peluang. Internasional(8), 789–802.

Krüger, U. (2020). Simulasi pencahayaan. DIAL GmbH.

Mulyani, S. (2021). Efisiensi energi pada sistem pencahayaan outdoor berbasis LED. Jurnal Teknik Elektro dan Energi, 7 (2), 55–63.

Philips Lighting. (2017). Pencahayaan olahraga: Panduan untuk mendesainPhilips.

Prosiding Seminar Nasional Riset Teknologi Terapan. (2022). Evaluasi sistem pencahayaan outdoor menggunakan algoritma meta-heuristik dan simulasi DIALux. PR(1), 78–85.

Radulovic, D., Skok, S., & Kirincic, V. (2015). Efisiensi energi pencahayaan LED dalam aplikasi luar ruangan. Energi dan Bisnis, 342–349.

Sharma, A., & Kumar, A. (2020). Penilaian potensi energi surya di wilayah tropis: Sebuah tinjauan. R, 109–118.

Singh, R., & Kaur, P. (2021). Aplikasi perangkat lunak DIALux untuk desain pencahayaan luar ruangan: Sebuah tinjauan. Jurnal(3), 45–52.

Sugiyono. (2019). Metode penelitian k. A

Susanto, R., & Riyadi, S. (2021a). Analisis potensi penghematan energi listrik pada fasilitas olahraga berbasis PLTS. Jurnal(2), 45–54.

Susanto, R., & Riyadi, S. (2021b). Penerapan PLTS pada fasilitas olahraga untuk kemandirian energi. Jurnal Teknik Elektro dan Energi Terbarukan, 3 (1), 22–31.

Departemen Energi AS. (2016). Pencahayaan LED: EnergiDepartemen AS

Yin, RK (2018). Penelitian studi kasus(Edisi ke-6). SAG

Zein, Z., Purwoharjono, P., Abidin, A., & Arsyad, A. (2023). Optimasi konfigurasi lampu untuk penerangan lapangan PSP berbasis DIALux 4.13. Prosiding Sem(1), 112–121.

Downloads

Published

2026-02-26

How to Cite

Widodo Rizki, & Joko Tri Susilo. (2026). Analisis Beban Penerangan dan Daya Listrik untuk Perencanaan Sistem PLTS di Lapangan Sasmita Jaya. Jurnal Kajian Dan Penelitian Umum, 4(2), 27–39. https://doi.org/10.47861/jkpu-nalanda.v4i2.2143

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.