Peran Humor dan Narasi Dalam Komunikasi Antaragama di Youtube
Keywords:
Komunikasi Antaragama, Humor, Narasi, Media Digital, YouTubeAbstract
Perkembangan media digital telah mengubah pola komunikasi keagamaan, termasuk praktik dialog antaragama yang kini berlangsung secara terbuka di platform YouTube. Dialog lintas agama tidak lagi terbatas pada ruang institusional, melainkan hadir dalam format populer yang memadukan hiburan, percakapan santai, serta narasi personal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran humor dan narasi dalam komunikasi antaragama di media digital melalui episode Log In Close The Door berjudul “Bhante Buddha Buat Habib Resah!”. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain analisis wacana interpretatif. Data diperoleh melalui dokumentasi dan observasi nonpartisipan terhadap transkrip dialog, yang kemudian dianalisis secara tematik untuk mengungkap makna simbolik humor dan narasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa humor, khususnya humor afiliasi, berperan signifikan dalam mereduksi ketegangan simbolik dan menciptakan suasana dialog yang cair serta non-konfrontatif. Sementara itu, narasi personal berfungsi sebagai jembatan makna yang memungkinkan perbedaan keyakinan dipahami melalui pengalaman dan nilai kemanusiaan bersama. Integrasi humor dan narasi membingkai dialog antaragama sebagai ruang percakapan yang dialogis, setara, dan inklusif, bukan sebagai arena perdebatan teologis. Penelitian ini menegaskan bahwa strategi komunikasi berbasis humor dan narasi dapat menjadi model efektif dalam membangun komunikasi antaragama yang konstruktif di ruang publik digital.
References
Berger, A. A. (2021). The art of comedy writing (3rd ed.). Routledge.
Buber, M. (1958). I and thou. Charles Scribner’s Sons.
Campbell, H. A. (2013). Digital religion: Understanding religious practice in new media worlds. Routledge.
Campbell, H. A. (2021). Religion and the internet revisited. Information, Communication & Society, 24(2), 1–16. https://doi.org/10.1080/1369118X.2020.1776360
Chen, R., Xin, Z., Xiao, Q., Shen, J., Lu, Z., & Xiao, J. (2021). Religious storytelling on YouTube: Narrative structures and audience engagement. New Media & Society, 23(11), 3345–3363. https://doi.org/10.1177/1461444821992515
Couldry, N. (2012). Media, society, world: Social theory and digital media practice. Polity Press.
Creswell, J. W. (2014). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (4th ed.). Sage.
Denzin, N. K. (2012). Triangulation 2.0. Journal of Mixed Methods Research, 6(2), 80–88. https://doi.org/10.1177/1558689812437186
Entman, R. M. (1993). Framing: Toward clarification of a fractured paradigm. Journal of Communication, 43(4), 51–58. https://doi.org/10.1111/j.1460-2466.1993.tb01304.x
Fisher, W. R. (1984). Narration as a human communication paradigm: The case of public moral argument. Communication Monographs, 51(1), 1–22. https://doi.org/10.1080/03637758409390180
Goffman, E. (1959). The presentation of self in everyday life. Anchor Books.
Gudykunst, W. B. (2003). Cross-cultural and intercultural communication. Sage Publications.
Gudykunst, W. B. (2021). Anxiety/uncertainty management theory and intercultural communication. Communication Theory, 31(1), 1–24. https://doi.org/10.1093/ct/qtaa019
Habermas, J. (1989). The structural transformation of the public sphere. MIT Press.
Hjarvard, S. (2020). Mediatization and the changing authority of religion. Media, Culture & Society, 42(1), 1–17. https://doi.org/10.1177/0163443719857619
Hutchings, T. (2022). Religion and digital culture. Annual Review of Sociology, 48, 371–389. https://doi.org/10.1146/annurev-soc-090221-033203
Martin, R. A. (2007). The psychology of humor: An integrative approach. Elsevier Academic Press.
Meyer, J. C. (2000). Humor as a double-edged sword: Four functions of humor in communication. Communication Theory, 10(3), 310–331. https://doi.org/10.1111/j.1468-2885.2000.tb00194.x
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). Sage.
Moleong, L. J. (2019). Metodologi penelitian kualitatif. Remaja Rosdakarya.
Papacharissi, Z. (2021). Affective publics and structures of storytelling. Oxford University Press.
Patton, M. Q. (2015). Qualitative research & evaluation methods (4th ed.). Sage.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Dhammavicaya : Jurnal Pengkajian Dhamma

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



