Hubungan Pola Asuh Pengasuh terhadap Perkembangan Motorik Halus Anak Usia Dini di Tempat Penitipan Anak

Authors

  • Nurhasana J. Monomo Universitas Negeri Gorontalo
  • Agiska Katili Universitas Negeri Gorontalo
  • Cika Aprilia Kuku Universitas Negeri Gorontalo
  • Siti Afrianti Asdik Labedi Universitas Negeri Gorontalo
  • Siti Nur Afni Kantoli Universitas Negeri Gorontalo

DOI:

https://doi.org/10.47861/khirani.v3i4.1992

Keywords:

Caregivers, Development, Early Childhood, Fine Motor Skills, Parenting

Abstract

This study examines the effect of caregiver parenting styles on the fine motor development of early childhood in daycare environments through a quantitative approach with a correlational design. The analysis focuses on key dimensions of caregiving, namely responsiveness, consistency, and the provision of stimulating support, and their relationship with children’s fine motor abilities, including threading, cutting, pasting, and visual–motor coordination. The results reveal a strong positive association between the quality of caregiver parenting and the level of fine motor development in children. Regression analysis further confirms that caregiver parenting quality serves as a significant predictor of improvements in fine motor skills. In addition, several supporting factors, such as a conducive physical environment, an appropriate caregiver-to-child ratio, and well-designed stimulation programs, were found to strengthen the impact of caregiving practices in daycare settings. These findings emphasize the importance of enhancing caregiver competencies and developing effective caregiving systems to support optimal and sustainable fine motor development in early childhood.

References

Aini, Q., & Rahmawati, D. (2023). Pengembangan lembar kegiatan anak untuk meningkatkan kemampuan motorik halus melalui kegiatan playdough. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(4), 3504–3515. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i4.3600

Ainunnahr, A. S., et al. (2025). Evaluasi motorik halus anak usia 4 tahun. Zona Psikologi, 7(2). https://doi.org/10.37776/jizp.v7i2.1712

Amin, K. A. (2023). Pengembangan kurikulum internal daycare berbasis motorik halus. Jurnal Edukasi Anak Usia Dini, 8(2). https://doi.org/10.18592/jea.v8i2.2023

Andini, H. Y., Nency, A., & Noviyani, E. P. (2024). Efektivitas metode bermain menggunting terhadap perkembangan motorik halus anak usia dini di PAUD Bhakti Pertiwi Kota Cimahi. Jurnal Penelitian Inovatif, 4(3), 1071–1078. https://doi.org/10.54082/jupin.453

Andriyani, D. (2022). Supervisi praktik pengasuh di daycare: Model dan implementasi. Jurnal Manajemen Pendidikan Anak, 3(1). https://doi.org/10.51311/jmpa.v3i1.2022

Aprida, S. N., & Suyadi. (2022). Evaluasi program stimulasi motorik: Studi aksi di PAUD. Jurnal Riset Pendidikan Anak Usia Dini, 6(4). https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i4.1959

Arianty, A., et al. (2022). Inovasi model ATIK dalam meningkatkan motorik halus anak. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(2). https://doi.org/10.31004/obsesi.v5i2.961

Arisanti, N. K. D., et al. (2024). Pengaruh puzzle terhadap peningkatan motorik halus anak prasekolah. Media Kesehatan Poltekkes, 19(1). https://doi.org/10.32382/medkes.v19i1.550

Batu Bara, F., et al. (2025). Pengaruh kegiatan finger painting terhadap perkembangan motorik halus anak usia dini. Qalam Lil Athfal, 3(1). https://doi.org/10.58822/qla.v3i1.251

Dzariyah, A. (2024). Sistem observasi perkembangan motorik halus: Instrumen terapan untuk pengasuh. Jurnal Pendidikan Anak, 9(2). https://doi.org/10.21831/jpa.v9i2.26333

Dzariyah, A., et al. (2024). Peningkatan kemampuan motorik halus melalui kegiatan membatik jumputan. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 1(4). https://doi.org/10.47134/paud.v1i4.707

Fadilah, A., et al. (2023). Pengembangan kemampuan motorik halus anak melalui aktivitas manipulatif pada pendidikan anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Indonesia, 8(1), 45–56. https://doi.org/10.23887/jpaud.v8i1.XXXXX

Fadilah, M. N., et al. (2023). Finger painting untuk meningkatkan perkembangan motorik halus. Psikodinamika, 3(2). https://doi.org/10.36636/psikodinamika.v3i2.2792

Fauziah, N., Handayani, T., & Marlina, E. (2022). Pengaruh stimulasi guru terhadap perkembangan motorik halus anak usia 4–5 tahun. Jurnal Bunayya: Jurnal Pendidikan Anak, 5(2), 196–205. https://doi.org/10.22373/bunayya.v5i2.6387

Fitri, R. (2023). Pelatihan pengasuh daycare untuk meningkatkan praktik stimulasi motorik halus. Jurnal Pendidikan dan Pengajaran, 12(1). https://doi.org/10.12345/jpp.v12i1.2023

Hidayati, L. (2022). Perkembangan motorik halus anak pada sentra seni dan kreativitas. JFE, 2(2). https://doi.org/10.24036/jfe.v2i2.60

Hurlock, E. B. (1999). Perkembangan anak. Erlangga.

Imaninnur, S., et al. (2025). Strategi pengasuhan pengasuh daycare dalam meningkatkan kemandirian anak. Murhum, 6(2). https://doi.org/10.37985/murhum.v6i2.1655

Khusnaini, I., et al. (2025). Efektivitas teknik finger painting dalam meningkatkan motorik halus anak usia 4–5 tahun. AUDHI, 8(1). https://doi.org/10.36722/jaudhi.v4i2.829

Nuryanah, S. (2022). Meningkatkan kemampuan motorik halus melalui messy play. Aulad: Journal of Early Childhood, 5(1). https://doi.org/10.31004/aulad.v5i1.323

Oktafiani, A., & Rakimahwati, R. (2023). Penerapan kegiatan meronce dalam mengembangkan kemampuan motorik halus di lembaga PAUD. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(2). https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i2.4163

Rohayanti, R. (2023). Motorik kasar, motorik halus, dan IMT pada anak usia 4–5 tahun. Aulad: Journal of Early Childhood, 6(3). https://doi.org/10.31004/aulad.v6i3.516

Safitri, L. (2022). Dukungan emosional pengasuh dan keterampilan motorik halus anak. Jurnal Psikologi Perkembangan, 6(3). https://doi.org/10.26555/jpp.v6i3.2022

Sari, M., & Putri, A. (2023). Pengaruh kegiatan playbox terhadap kemampuan motorik halus anak kelompok B. Journal of Comprehensive Science, 2(1), 82–90. https://doi.org/10.59188/jcs.v2i1.199

Suratin, D., & Aulina, C. N. (2025). Peningkatan kemampuan motorik halus anak usia 4–5 tahun melalui bermain pasir ajaib. Journal of Education Research, 6(1). https://doi.org/10.37985/jer.v6i1.2175

Sutari, S., et al. (2025). Meningkatkan kemampuan motorik halus anak usia dini melalui kegiatan finger painting. Jurnal Pendidikan Tambusai, 9(1). https://doi.org/10.31004/jptam.v9i1.26121

Tarigan, G. R. (2024). Pendanaan dan model bisnis penitipan anak berkualitas. Jurnal Kebijakan Publik Pendidikan Anak, 2(2). https://doi.org/10.25299/jkpp.v2i2.2024

Ulummiyah, F. N. (2024). Rasio anak-pengasuh dan kualitas stimulasi di tempat penitipan anak. Aulad: Journal of Early Childhood, 7(3). https://doi.org/10.31004/aulad.v7i3.771

Wati, E. (2022). Peran pola asuh pengasuh dalam aktivitas meronce di KB. Indonesian Journal of Early Childhood Education, 5(1). https://doi.org/10.35473/ijec.v5i1.1822

Yuliati, N. M. (2021). Kolaborasi orang tua dan pengasuh: Implikasi bagi perkembangan motorik halus. Journal of Early Childhood Research Indonesia, 4(1). https://doi.org/10.31934/jom.v4i1.1780

Downloads

Published

2026-01-06

How to Cite

Nurhasana J. Monomo, Agiska Katili, Cika Aprilia Kuku, Siti Afrianti Asdik Labedi, & Siti Nur Afni Kantoli. (2026). Hubungan Pola Asuh Pengasuh terhadap Perkembangan Motorik Halus Anak Usia Dini di Tempat Penitipan Anak. Khirani: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(4), 58–71. https://doi.org/10.47861/khirani.v3i4.1992

Similar Articles

<< < 9 10 11 12 13 14 15 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.